Carlo Paalam (kiri) saat dijegal Galal Yafai     Foto: ist
Filipina Raih 2 Perak, 1 Perunggu, Thailand Peroleh 1 Perunggu
Tinjuindonesia.com — Tekad petinju Filipina Carlo Paalam untuk meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bagi negaranya kandas. Di final, ia kalah angka 1-4 dari petinju Britania Raya, Galal Yafai. Padahal, pertandingan itu berlangsung cukup ketat dan alot. Di ronde pertama dan kedua, Yafai mendominasi jalannya duel. Tapi, di ronde ketiga berbalik dikuasai Paalam. Namun, situasi itu tak bisa menolong Paalam yang sudah ketinggalan di ronde pertama dan kedua.
Paalam harus menelan pil pahit, tapi berhak atas medali perak di kelas terbang (52 kg) bagi Filipina. Medali itu sangat penting bagi dirinya dan Filipina karena langsung menggusur posisi Indonesia yang sempat berada di urutan ke 53 dalam perolehan medali negara di Olimpiade Tokyo 2020 ke posisi 55. Sedangkan, Filipina naik ke posisi 50 bersama Slovakia yang memperoleh medali sama: 1 emas, 2 perak, 1 perunggu. Indonesia merebut: 1 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.
Filipina menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang mendapatkan posisi teratas dalam perolehan medali. Hebatnya lagi, 3 medali yang diraih atlet-atlet Filipina itu dari tinju. Dua perak dari: Nesthy Petecio (petinju putri kelas bulu, 57 kg) dan Paalam (petinju putra kelas terbang, 52 kg), serta satu perunggu dari Eumir Marcial (petinju putra kelas menengah, 75 kg). Sedangkan, satu emas diperoleh dari cabang angkat besi.
Sementara itu, Thailand berada di posisi ke 59 dengan perolehan medali, 1 emas dan 1 perunggu. Perunggu itu diraih oleh petinju putri Sudaporn Seesondee yang bertanding di kelas ringan (60 kg). Lantas, Malaysia berada di posisi ke 74 dengan perolehan 1 perak dan 1 perunggu, tapi bukan dari tinju.
Tinju Filipina paling sukses di Olimpiade Tokyo 2020 diantara negara-negara Asia Tenggara. Dari empat petinju yang lolos ke Olimpiade Tokyo, tiga diantara merengkuh medali, satu lainnya kandas di babak 16 Besar. Thailand yang meloloskan empat petinjunya, hanya satu yang merebut perunggu, tiga lainnya gugur di babak penyisihan. Sedangkan, Vietnam yang meloloskan dua petinjunya, langsung kandas di babak penyisihan. Sementara Indonesia, tak meloloskan satu pun petinju ke Olimpiade Tokyo 2020.
(TI/Martinez)













