Hero Tito wafat                 Foto: Syarifudin Lado
Selamat Jalan Hero Tito!
Tinjuindonesia.com — Tinju Indonesia kembali berduka. Petinju Hero Tito yang bernama asli Heru Purwanto, 35 tahun, akhirnya meninggal dunia setelah mendapat perawatan serius di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (3/3), Pukul 16.45 WIB.
Perawatan dilakukan sejak, Minggu (27/2), setelah Hero mengalami KO berat di ronde 7 dari seterunya James Mokoginta di Holywings Club, Jakarta, Minggu. Duel itu memperebutkan sabuk juara nasional kelas ringan (61,2 kg) versi ATI (Asosiasi Tinju Indonesia) yang lowong. Pertarungan tersebut berlangsung ketat dan keras sejak ronde pertama. Bahkan, Hero sempat terpukul jatuh di ronde-5, sebelum KO di ronde 7.
Hero yang tak sadarkan diri itu langsung dilarikan ke rumah sakit, dan beberapa jam kemudian menjalani operasi karena mengalami pendarahan di otak. Semenjak itu, Hero tak sadarkan diri, dan akhirnya mengembuskan nafas yang terakhir. Tentu saja dunia tinju Indonesia berduka dan bersedih.
Kemudian, jenazah Hero dibawa pulang ke kampung halamannya, Banjarejo, Pakis, Malang, Jawa Timur, untuk dimakamkan, Jumat (4/3).
Hero yang sekarang bernaung di sasana Armin Tan Jakarta ini mengawali karirnya di tinju pro, 28 Februari 2004. Ketika itu bertanding dengan Blangkon Yume di Blitar, Jatim, dan Hero menang KO. Seiring perjalanan waktu, Hero merebut sabuk juara nasional kelas ringan yunior (58,9 kg) versi KTPI setelah menang TKO di ronde 3 atas Yakobus Heluka di Malang, 14 April 2012.
Kemudian, Hero menyatukan sabuk juara nasional KTPI dengan sabuk juara ATI dan KTI dalam laga unifikasi gelar dengan Eddy Comaro di Banjarnegara, Jawa Tengah, 23 Agustus 2013.
Hero juga beberapa kali bertanding di luar negeri untuk memperebutkan sabuk regional WBC Asia dan WBA Asia, tapi tidak berhasil. Hero bertanding sebanyak 15 kali di luar negeri, dan hasilnya 11 kali mengalami kekalahan, dan 4 kali menang (3 kali menang di Dili, 1 kali menang di Australia). Dan, petinju bergaya ortodoks ini hingga wafat mengatongi rekor: 30 (11 KO)-17 (6 KO)-2.
Selamat Jalan Hero, Insan Tinju Indonesia tetap mengenangmu!













