Erislandy Lara (kiri) & Brian Castano       Foto: Stephanie Trapp/Tom Casino

Ketika Castano & Lara Sama-sama Nyatakan sebagai Pemenang

Tinjuindonesia.com — Keputusan tidak mutlak dalam dunia tinju profesional sudah pasti kontroversial. Itu yang terjadi dengan hasil duel Erislandy Lara (Kuba/AS) vs Brian Carlos Castano (Argentina) dalam perebutan gelar juara dunia kelas welter super/menengah yunior (69,8 kg) WBA reguler di Barclays Center, Brooklyn, New York, AS, Sabtu (2/3) atau Minggu (3/3) WIB.

Hasil duel tersebut split draw: 115-113 buat Lara, 115-113 untuk Castano, dan 114-114 bagi kedua petinju. Hasil itu tetap mendaulat Castano sebagai juara dunia WBA reguler. Meski demikian, Castano pun tak puas dengan keputusan para hakim yang membuat split seri.

“Itu pertarungan yang bagus. Bentrokan bagus antara dua gaya yang berbeda. Saya tahu saya memenangkan pertarungan. Saya merasa dirampok. Jika dia menginginkan rematch (duel ulang), saya akan memberinya rematch. Saya menunggunya untuk melakukan. Sekali lagi, saya ingin menunggunya jika dia menginginkan pertandingan ulang,” tutur Castano, 29 tahun, yang membukukan rekor 15 (11 KO)-0-1.

Lara pun kecewa dengan keputusan para hakim. Ia merasa dirinya lah yang tampil sebagai pemenang. “Itu pertarungan yang hebat, tapi saya melihat diri saya yang menang delapan ronde malam ini. Pukulan saya jauh lebih efektif. Dia memang memiliki tekanan, tapi saya mendominasi tekanan. Saya pasti mengharapkan tekanan itu karena dia menunggu sejak lama untuk pertarungan ini,” papar Lara, 35 tahun, yang mengantongi rekor 25 (14 KO)-3-3.

Sebagai hasil pembanding, menurut perhitungan situs tinju terkemuka boxingscene.com, Lara lah pemenang duel dengan skor: 115-113.

(TI/Martinez)

 

3 March 2019

ANDA MENJAGOKAN SIAPA

DUEL PERTAMA TIBO MONABESA MEMPERTAHANKAN GELAR KELAS TERBANG YUNIOR WBC INTERNATIONAL, ANDA MENJAGOKAN SIAPA?

View Results

Loading ... Loading ...